Showing posts with label Pregnancy. Show all posts
Showing posts with label Pregnancy. Show all posts

Manfaat musik bagi janin, bayi dan anak

Penelitian menunjukkan bahwa janin, bayi dan anak yang secara aktif terlibat dalam musik, baik memainkan alat musik, bernyanyi secara teratur atau banyak mendengar musik dapat memberikan manfaat karena baik bagi pertumbuhan dan perkembangan otak. Pengenalan musik ke anak sejak dini dapat memupuk banyak keterampilan yang akan terus bermanfaat bagi anak Anda sepanjang hidupnya. 

Image credit : scholastic.com
Untuk mengetahui lebih jelasnya simak penjelasan singkat mengenai hal tersebut di bawah ini : 

 - Merangsang pembentukan sel - sel otak janin. 
Musik (terutama musik klasik) yang memiliki beragam komponen suara dari beragam alat musik dapat merangsang pembentukan sel - sel otak janin di usia 26 minggu karena pada usia tersebut janin sudah bisa memberikan respon pada stimulasi suara yang didengar - Anak lebih cerdas. Para peneliti telah menemukan adanya hubungan positif antara musik dengan kemampuan membaca dan berhitung, keterampilan mendengarkan, dan keterampilan motorik anak. 

Stimulasi musik pada janin

Masa kanak - kanak adalah periode yang menyenangkan dan menantang dalam kehidupan, dengan pengalaman baru yang didapat setiap hari anak belajar dan tumbuh. Masa ini adalah waktu yang paling penting untuk membangun pondasi fisik, mental dan emosional yang akan mendukung anak selama sisa hidupnya. Semua orang tua pasti selalu berusaha memberikan modal terbaik kepada anak yang berguna untuk membangun kehidupan yang sukses di masa mendatang. 

Image credit : learnharmonicaonline.com
 Pemberian stimulasi atau kegiatan merangsang sangat diperlukan dilakukan orang tua secara memadai agar anak tumbuh dan berkembang optimal sesuai potensi yang dimilikinya. Ada berbagai macam stimulasi yang bisa orang tua berikan kepada buah hati tercinta. Salah satunya adalah stimulasi yang bermanfaat bagi kecerdasan otaknya dan hal ini bisa dilakukan melalui musik. 

Tips Perawatan Bayi Baru Lahir

Membawa pulang buah hati yang baru saja Anda lahirkan di rumah sakit ke rumah tentu saja merupakan hal yang menyenangkan. Tapi sekaligus bisa jadi hal yang mendebarkan dan menakutkan bagi orang tua baru yang belum memiliki pengalaman merawat bayi baru lahir.

Bayi yang baru saja dilahirkan membutuhkan banyak hal, mulai dari pemberian Air Susu Ibu (ASI), penggantian pakaian, mandi, tali pusat, sampai penggantian popok bayi. Sementara beberapa masalah umum yang terjadi pada bayi adalah bayi sering menangis, kerak kepala, ruam popok dan lain sebagainya. Selain dibutuhkan kesabaran dalam merawat bayi baru lahir, Anda juga perlu memiliki pengetahuan agar Anda percaya diri dan mengetahui dengan baik cara melakukannya.

Image credit : hiren.info
Apabila Anda adalah wanita yang sedang mengandung anak pertama atau ibu muda yang baru saja melahirkan, yuk simak beberapa panduan perawatan dasar bayi baru lahir berikut ini :

1. Penggantian popok
Jenis popok pada umumnya terbagi 2 :

- Popok kain
Jenis popok tradisional ini selain harganya relatif murah, juga hemat karena bisa dipakai ulang. Popok ramah lingkungan ini dapat mengurangi beban bumi akibat penggunaan popok sekali pakai berbahan plastik yang susah untuk diurai.

Bayi baru lahir biasanya akan lebih sering buang air besar, terutama bayi yang minum ASI bisa sampai lebih dari 10 kali setiap harinya. Anda harus siap mengganti popok bayi setiap kali basah karena air seni dan tinja bayi dapat merembes keluar kain sehingga cucian Anda dapat menumpuk.

- Popok sekali pakai
Lebih mahal karena lebih praktis dibandingkan popok kain. Ketika si kecil buang air kecil atau besar Anda hanya perlu membuka pita perekatnya dan langsung dibuang. Popok tidak perlu dibersihkan. Popok jenis ini dilengkapi gel penyerap yang dapat menampung air seni bayi beberapa kali bayi buang air kecil. Ganti popoknya bila terlihat mulai penuh untuk mencegah terjadinya ruam popok atau iritasi di sekitar area popok. .

Memilih popok kain atau sekali pakai keputusannya ada di tangan Anda sebagai orang tua. Yang penting adalah Anda memahami teknik mengganti popoknya. Pada awalnya mungkin akan terasa sangat canggung, tapi seiring waktu Anda akan mahir menguasai keterampilan ini.

Sediakan tissue basah atau lap kain, baskom plastik untuk membasuh bokong bayi, handuk lembut, krim untuk mencegah iritasi dan popok yang bersih. Buka pakaian bayi agar tidak kotor.

Lepaskan popok, angkat kedua kaki bayi Anda sehingga bokongnya terangkat dan usap dengan lembut dengan tissue basah atau lap kain. Untuk mencegah infeksi sebaiknya untuk bayi perempuan usap dari bagian depan ke belakang menjauhi vagina. Basuh bokong bayi dan alat kelamin juga selangkangannya dengan air bersih di baskom yang sudah Anda sediakan sampai benar-benar bersih, lalu keringkan dengan handuk yang lembut.

Setelah betul-betul kering, oleskan krim untuk mencegah iritasi atau ruam popok di bokong dan selangkangan bila diperlukan dan pakaikan bayi Anda popok yang bersih. Ingat, sangat penting untuk mengganti popok bayi Anda yang basah oleh tinja sesegera mungkin dengan popok yang kering untuk mencegah terjadinya iritasi.


2. Tali pusat
Pada umumnya tali pusat akan putus dengan sendirinya ketika bayi berusia 2 minggu. Biarkan tali pusat dalam keadaan terbuka atau terkena angin. Hindari menggosoknya saat memandikan bayi Anda atau mengoreknya, keringkan dengan baik setelah Anda memandikan bayi dan bila diperlukan untuk membersihkannya Anda bisa menggunakan alkohol 70 %.

3. Perawatan mata
Usap kedua mata buah hati Anda dengan bola kapas bersih yang sudah dibasahi oleh air matang atau tissue basah. Lakukan usapan pada kelopak mata bayi dari dalam ke sudut luar.

Tips sukses menyusui bagi ibu pekerja.

Kembali bekerja ke kantor setelah cuti melahirkan (umumnya tiga bulan) di rumah adalah masalah berat yang harus diatasi oleh kebanyakan ibu pekerja. Hal ini dikarenakan para wanita yang baru saja menjadi ibu tentu memiliki kesadaran akan pentingnya memberikan Air Susu Ibu (ASI) secara ekslusif selama 6 bulan kepada buah hati tercinta.

ASI adalah pilihan terbaik dibandingkan susu formula karena kandungan gizi yang ada pada ASI sempurna, oleh karena itu sangat penting bagi proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Selain pemberian ASI dapat mempererat jalinan kasih antara seorang ibu dengan bayinya, ASI juga memiliki zat-zat yang berguna bagi perkembangan kecerdasan dan zat kekebalan yang dapat mencegah anak terserang dari berbagai macam penyakit.

Manfaat ASI bukan hanya dirasakan oleh anak, tapi juga oleh para Ibu. Pemberian ASI dapat mempercepat proses pemulihan kesehatan setelah melahirkan, dapat menunda kehamilan dan mengurangi resiko Ibu terkena kanker payudara.

Image credit : babyworld.co.uk
Karena adanya dilema antara ASI dan kembali bekerja, sebagian Ibu terpaksa melepaskan pekerjaannya karena lebih memilih untuk memberikan ASI ekslusif untuk anak-anaknya di rumah. Sayangnya ada sebagian Ibu yang justru memilih untuk berhenti memberikan ASI hanya karena harus kembali sibuk pada pekerjaan yang menyita waktu, dan memilih untuk memberikan susu formula sebagai pengganti ASI.

Selain niat yang sungguh-sungguh untuk hanya memberikan yang terbaik bagi anak, juga dibutuhkan lingkungan yang mendukung pemberian ASI eklusif. Beberapa faktor pendukung antara lain adalah suami atau pihak keluarga lain di rumah, fasilitas ruang laktasi dan tempat menyimpan ASI yang higienis di kantor, serta dukungan dari rekan kerja.

Kembali bekerja di kantor bukan berarti sebagai seorang Ibu Anda harus menyerah dan merelakan bayi tercinta Anda kehilangan hak untuk tidak mendapatkan ASI ekslusif 6 bulan. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan agar pemberian ASI ekslusif 6 bulan (lebih baik diberikan sampai anak Anda berusia 2 tahun bersama dengan makanan pendamping ASI) berjalan lancar seiring dengan lancarnya proses Anda kembali bekerja di kantor.


Berikut ini adalah beberapa tips sukses menyusui bagi wanita karir atau ibu pekerja :

Panduan memandikan bayi

Memandikan bayi selain untuk membuat kulit bayi Anda bersih dan membuatnya merasa nyaman, juga salah satu kegiatan interaksi yang menyenangkan antara Anda dan bayi Anda. Meskipun begitu bagi para ibu muda acara memandikan bayi (terutama bayi baru lahir) terkadang dapat menjadi pengalaman yang menegangkan karena bayi Anda mungkin tidak menyukainya.

Sebenarnya dengan sedikit latihan dan mengetahui beberapa langkah - langkah dasar memandikan bayi kegiatan memandikan bayi akan menjadi kegiatan favorit rutin Anda dan buah hati. Dengan mengetahui dasar - dasar memandikan bayi dapat membantu Anda lebih percaya diri ketika memandikannya. Yang perlu Anda ingat adalah untuk selalu berbicara dengan bayi Anda saat memandikannya. Jadikan waktu mandi bukan hanya baik untuk kesehatan dan kebersihan kulitnya tapi juga interaksi yang merangsang otaknya.

Sebelum kegiatan mandi dimulai kumpulkan semua yang anda butuhkan berkaitan dengan bayi. Pastikan untuk menempatkan barang-barang ini di mana Anda dapat dengan mudah menjangkaunya agar bayi Anda tidak pernah lepas dari pengawasan Anda. Ini adalah langkah yang paling penting. Anda tidak dapat meninggalkan bayi Anda jika Anda lupa sesuatu untuk mencegah bayi tenggelam di bak mandinya. Lebih baik untuk tidak menjawab telepon atau bel pintu selama memandikan bayi Anda.

Anda akan memerlukan beberapa barang keperluan mandi bayi seperti antara lain :
- Waslap atau lap kecil
- Handuk cukup besar (sebaiknya handuk dengan penutup kepala / built-in hood)
- Bola kapas dan tissue bayi
- Sampo dan sabun mandi bayi yang berbahan dasar lembut
- Lotion pelembab kulit ringan atau minyak khusus bayi
- Popok
- Pakaian ganti

Image credit : withbabysolutions.com


Tempat mandi
Banyak orangtua membeli bak plastik yang dirancang khusus untuk bayi baru lahir atau bak plastik biasa yang diberi alas dasar handuk atau alas karet untuk menjaga bayi agar tidak tergelincir. Bak plastik ditempatkan di permukaan yang datar, bisa di lantai kamar mandi, meja dapur atau meja ganti. Bila di atas meja, pastikan tingkatnya nyaman bagi Anda, bisa berdiri tegak dan tidak perlu membungkuk. Pastikan suhu ruangan hangat dan nyaman bagi bayi. Namun ada beberapa orang tua lain yang memandikan bayi baru lahir mereka di wastafel dapur atau wastafel kamar mandi.

Waktu mandi

Tips memilih susu formula untuk anak

Setiap wanita yang baru saja menjadi ibu tentu mengetahui bahwa Air Susu Ibu (ASI) adalah pilihan terbaik bagi anaknya. Kandungan gizi yang ada pada ASI sempurna dan tidak tertandingi karena sangat baik bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.

Selain dapat mempererat jalinan kasih antara ibu dengan bayi, ASI juga mengandung zat bagi perkembangan kecerdasan dan zat kekebalan yang dapat mencegah anak terserang dari berbagai penyakit. Manfaat ASI lainnya bagi ibu adalah mempercepat proses pemulihan kesehatan setelah melahirkan, mengurangi resiko terkena kanker payudara dan dapat menunda kehamilan.

Sayangnya tidak semua ibu bisa memberikan ASI ekslusif (6 bulan) dan memproduksi ASI yang cukup untuk sang buah hati karena berbagai keadaan dan kondisi yang ada. Hal ini mau tidak mau mengharuskan mereka memberikan Pengganti Air Susu Ibu (PASI) kepada bayi mereka. Dalam hal ini PASI berfungsi sebagai makanan tunggal yang dibutuhkan dalam memenuhi gizi bagi perkembangan dan pertumbuhan bayi sampai berusia 6 bulan.

Pada sebagian ibu yang lain pemberian susu formula bisa juga berfungsi hanya sebagai tambahan ataupun pendamping ASI saja. Bila Anda memiliki masalah dalam memberikan ASI kepada buah hati Anda dan berniat untuk memberikan PASI silahkan simak lebih lanjut artikel ini. Apapun alasan Anda memberikan susu formula kepada si kecil Anda harus selalu teliti dan cermat dalam memilih susu formula.

Memilih susu formula yang terbaik untuk anak Anda bukanlah hal yang mudah karena saat ini ada berbagai macam jenis merek susu formula tersedia di pasaran. Banyaknya pilihan produk susu formula menyebabkan Anda kebingungan karena tidak tahu harus memilih yang mana. Misalnya saja Dokter Spesialis Anak (DSA) Anda merekomendasikan susu merk A, sementara sahabat menyarankan susu merek B.

Ketika di supermarket Anda mendapatkan banyak informasi berbeda dari beberapa Sales Promotion Girl (SPG) yang saling bersaing mempromosikan produk susu yang mereka tawarkan. Kesulitan memilih susu formula bertambah ketika Anda dijejali oleh maraknya iklan di media elektronik dan cetak, iming-iming hadiah, potongan harga, brosur menarik dan cerita dari tetangga atau pengalaman ibu - ibu lainnya.
Image credit : health.kioskea.net
Bagaimanakah cara memilih susu formula yang terbaik bagi anak Anda, apakah yang harganya paling mahal atau yang paling terkenal dan laris di pasaran ? 

Berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda dalam memilih susu formula yang terbaik bagi anak Anda :

Teknik perlekatan dan posisi yang disarankan menyusui bayi

Mendapatkan Air Susu Ibu (ASI) merupakan hak setiap bayi dari sejak lahir sampai minimal 6 bulan usia pertamanya. ASI bisa terus diberikan sampai usia anak 2 - 3 tahun sambil diberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI). ASI adalah hal yang terbaik bagi bayi Anda karena kandungan gizinya yang dapat memberikan perlindungan kepada bayi dari berbagai macam penyakit. Selain itu proses menyusui dapat mempererat ikatan batin yang kuat antara Anda dengan bayi.

Ada berbagai macam posisi menyusui yang baik untuk diketahui oleh para ibu. Hal ini penting karena berkaitan dengan kenyamanan yang didapat baik oleh ibu maupun bayi. Posisi menyusui yang baik dapat menjaga kesehatan puting susu, menghindarkan luka lecet pada puting sehingga memungkinkan bayi menyusu secara efisien.

Di minggu - minggu awal setelah kelahiran si kecil, terutama pada ibu yang baru saja melahirkan anak pertamanya, proses menyusui mungkin terlihat agak rumit. Bila tidak diketahui teknik dasar perlekatan / latch-on yang tepat maka akan menyebabkan ibu merasa tidak nyaman karena puting susunya luka yang menyebabkan rasa takut untuk menyusui, sehingga proses memberikan ASI berhenti dan bayi tidak mendapatkan haknya. Semua ini tentu bisa diatasi dengan pengetahuan teknik perlekatan yang benar dan sedikit persiapan yang dapat membantu Anda untuk merasa lebih nyaman.
Image credit : sanitarian.net

Berikut teknik dasar perlekatan menyusui bayi :

1. Letakan bayi dekat perut dan payudara Anda.

2. Posisikan diri Anda dengan santai, misalnya dalam posisi duduk di kursi Anda bisa menggunakan bantal bantuan untuk penyangga tangan dan kaki Anda. Usahakan kaki Anda tidak menggantung dan punggung bersandar pada sandaran kursi. Bila diperlukan Anda bisa gunakan bantal biasa atau bantal menyusui (nursing pillow) yang bisa diletakkan di bawah tubuh bayi untuk mengangkat/menyangga badan bayi sejajar dengan posisi payudara Anda. Jangan sampai Anda harus membungkuk ketika menyusui.

3. Sangga punggung / bahu belakang bayi dengan satu lengan, dan pastikan kepalanya terletak pada lengkung siku lengan Anda dan tahan bokongnya dengan telapak tangan.

4. Satu tangan bayi letakkan di belakang tubuh Anda dan yang satu lagi berada di depan.

5. Posisikan tubuh bayi dengan perut bayi menempel pada badan Anda dan kepalanya menghadap ke payudara.

6. Pastikan lengan dan telinga bayi berada pada satu garis lurus (jangan membelokkan kepala bayi).

7. Posisikan mulut dan hidung bayi menghadap payudara Anda.

8. Beri rangsangan kepada bayi untuk membuka mulutnya dengan cara menyentuhkan puting Anda ke pipinya atau dengan menyentuh ujung bibir bayi dengan jari kelingking Anda.

9.Keluarkan sedikit ASI sebelum menyusui, kemudian oleskan pada puting dan di sekitar areola payudara. Cara ini dilakukan sebagai desinfektan dan untuk menjaga kelembaban puting susu.

10. Setelah bayi membuka mulutnya dengan lebar, segera dekatkan kepala bayi ke payudara Anda dan puting serta areola ( lingkaran berwarna lebih gelap dari payudara disekitar puting) dimasukkan ke mulut bayi. Pastikan sebagian areola masuk ke mulut bayi, puting Anda berada di langit - langit mulutnya, sehingga lidah bayi menekan ASI untuk keluar dari tempat penampungan ASI yang terletak di bawah areola payudara. Anda juga bisa memegang payudara dengan ibu jari di atas dan jari yang lain menopang di bawah.

11. Posisi dagu dan hidungnya menghadap payudara dan mungkin bersentuhan dengan payudara Anda. Jangan khawatir karena bayi tetap bisa bernapas dalam posisi ini. Bila bayi merasa tidak nyaman dengan posisi menyusui karena tidak bisa bernapas tentu bayi akan melepaskan isapannya. Bila Anda merasa hidung bayi tertutup penuh dengan payudara Anda, ganti posisi dengan mengarahkan kaki dan badan bayi untuk lebih dekat atau angkat sedikit payudara Anda, bukan memencet areola dengan jari-jari Anda. Jangan lupa untuk menatap bayi dengan penuh kasih sayang selama proses menyusui, nikmatilah momen indah ini.

12. Bila puting susu terasa sakit, lepaskan bayi dari payudara dan posisikan kembali. Puting susu yang terasa sakit disebabkan karena perlekatan atau posisi menyusui yang salah sehingga bayi hanya menghisap puting susu saja. Hal ini akan mengakibatkan puting Anda lecet dan bayi tidak mendapatkan cukup ASI. Lepaskan isapan bayi dengan cara memasukkan jari kelingking Anda ke mulut bayi melalui ujung mulutnya atau menekan dagu bayi ke arah bawah.



Tulisan di atas hanyalah kutipan saja, silahkan baca artikel saya selengkapnya di





Aneka masalah menyusui dan solusinya

Semua Ibu mengetahui bahwa menyusui atau memberikan Air Susu Ibu (ASI) adalah yang terbaik untuk bayi mereka. ASI selain sebagai sumber nutrisi untuk bayi, juga dapat meningkatkan kecerdasan anak, meningkatkan daya tahan tubuh dan meningkatkan jalinan kasih sayang antara ibu dan anak.

Tapi ternyata menyusui tidak semudah yang diperkirakan, ada banyak masalah yang menyertainya. Ada banyak Ibu yang mengeluh karena ASI keluar sedikit, mengalami puting yang pecah - pecah, payudara bengkak dan lain sebagainya.

Masalah-masalah ini biasanya dialami oleh para Ibu muda yang kurang informasi atau belum berpengalaman. Hal ini membuat sedih dan kecewa para Ibu karena keinginan untuk memberikan yang terbaik bagi sang buah hati, diantaranya ASI ekslusif 6 bulan tidak bisa berjalan mulus.

Apakah Anda termasuk Ibu baru yang memiliki masalah seperti di atas ? Sebenarnya apa saja sih masalah-masalah menyusui ? Bagaimanakah cara mengatasinya ? Yuk, simak lebih lanjut artikel ini agar menyusui menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi bayi dan Anda.
Image credit : extension.org


1. ASI belum keluar juga beberapa hari setelah melahirkan

Bayi yang baru dilahirkan bisa bertahan 2 X 24 jam tanpa cairan. Perlu Anda ketahui ukuran lambung bayi baru lahir hanya sebesar kelereng. Sebaiknya walaupun ASI belum keluar, jangan berikan cairan lain karena sebetulnya bayi masih membawa cadangan makanan dari rahim. Apabila Anda memberikan cairan lain sebelum ASI lewat botol misalnya, ada kemungkinan bayi Anda akan sulit menerima ASI dan menolak payudara Anda.

Cara mengatasi :

Dekatkan puting susu ke mulut bayi Anda dan pandu dia untuk menyusu sambil Anda mendekap hangat tubuhnya. Kontak kulit dan keterlibatan emosi antara seorang Ibu dengan bayinya bisa merangsang ASI untuk lebih cepat keluar. Bersabarlah dan terus berikan rangsangan agar ASI bisa keluar dengan melakukan teknik pelekatan mulut bayi yang benar pada payudara Anda. Kenyamanan yang diperoleh bayi pada saat menyusui dapat memperlancar proses menyusui itu sendiri.

2. Payudara yang bengkak

Hal ini biasanya terjadi antara 2 - 3 hari setelah Anda melahirkan. Ini merupakan tanda bahwa ASI mulai berproduksi dan terjadi peningkatan aliran darah ke payudara Anda. Tentu saja hal ini akan membuat Anda tidak nyaman karena merasa kesakitan dan kadang gangguan ini juga membuat Anda terserang demam.

Cara mengatasi :

Sering-seringlah menyusui bayi Anda, usahakan sampai payudara terasa kosong. Jangan pakai BH yang ketat dan kompres air dingin bila diperlukan untuk membantu mengurangi sakitnya.

3. Infeksi payudara

Penyebab bintik - bintik merah pada wajah dan tubuh bayi serta cara mengatasinya

Para ibu muda biasanya akan mulai panik dan khawatir ketika mendapati bintik - bintik merah atau bintil - bintil yang timbul di wajah dan tubuh bayi mereka. Berbeda dengan kondisi kulit orang dewasa yang tebal, kulit bayi yang masih relatif tipis dan sensitif lebih rentan terhadap alergi, iritasi dan infeksi. Hal ini dikarenakan secara struktural kelenjar minyak pada kulit bayi masih belum berkembang secara sempurna.

Penyebab timbulnya bintik - bintik merah di wajah dan tubuh bayi ini sangat kompleks dan bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor dari dalam tubuh misalnya faktor keturunan, sementara faktor luar misalnya faktor cuaca yang panas, lingkungan yang lembab, banyak debu dan lain sebagainya.

Image credit : webmd.com
Bintik - bintik merah disertai kulit yang tampak kemarahan ini bisa menyebabkan rasa gatal yang tidak tertahankan. Karena bayi belum mampu menyampaikan dengan kata - kata apa yang dirasakannya, maka bayi Anda akan rewel atau bahkan menangis tanpa henti.

Untuk mengetahui lebih lanjut, simak beberapa kemungkinan penyebab bintik-bintik merah pada wajah dan bagian badan bayi lainnya, serta bagaimana cara mengatasinya berikut ini :

1. Bakat alergi (faktor keturunan)

Penyebab :
Kasus alergi kulit cukup banyak terjadi pada bayi yang sangat rentan terhadap reaksi alergi. Seperti yang diterangkan oleh Dr. dr. Zakiudin Munasir,SpAK, apabila Anda dan pasangan memiliki riwayat alergi, maka resiko si kecil menderita alergi sebesar 40 - 60 %. Tetapi jika hanya salah satu orang tua saja yang memiliki alergi, kemungkinannya anak Anda memiliki bakat alergi kecil yakni sebesar 25 - 40 %. Penyakit alergi hanya mengenai anak yang memiliki bakat alergi yang disebut atopik. Jika tidak ada riwayat alergi di keluarga, bayi Anda tetap memiliki resiko terkena alergi sebesar 5 - 15 %.

Cara mengatasi :
Pemberian obat - obatan biasanya tidak terlalu dianjurkan pada bayi, karena bayi dianggap masih terlalu kecil untuk pemberian obat-obatan dan sebetulnya masih banyak cara penangan lain yang lebih baik dan aman dilakukan. Kalaupun harus diberikan biasanya pemberian obat untuk bayi dilakukan melalui Air susu Ibu (ASI). Ibu yang meminum obat dan obat tersebut akan tersalurkan ke bayi melalui ASI sewaktu bayi menyusu pada ibunya.

Untuk pengobatan oles misalnya dengan pemberian krim biasanya yang mengandung steroid rendah, tapi hal ini harus sesuai dengan anjuran dokter. Berbeda dengan penyakit, alergi tidak dapat disembuhkan dengan obat-obatan. Alergi hanya akan hilang bila sumber pencetusnya disingkirkan atau dijauhi. Sebaiknya optimalkan pemberian ASI ekslusif karena asupan itu adalah hal terbaik bagi bayi Anda dan merupakan hal paling efektif yang tidak berisiko untuk mencegah dan meringankan alergi.


2. Faktor makanan

Penyebab :
Pada bayi makanan yang paling sering menimbulkan alergi adalah protein pada susu sapi. Hal ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuhnya menyadari bahwa kandungan protein pada susu formula anak sebagai zat yang berbahaya dan mencoba untuk melawannya. Tanda yang harus Anda perhatikan adalah selain timbulnya bintik - bintik merah, juga muntah dan terkadang disertai diare. Reaksi setiap anak berbeda - beda. Bahan makanan lain yang juga sering menyebabkan alergi pada bayi adalah telur, seafood dan kacang-kacangan.

Cara mengatasi :
Cobalah untuk mengingat kembali makanan bayi apa yang Anda berikan sebelum bayi mendapatkan bintik - bintik merah di wajah dan tubuhnya. Apabila Anda masih memberikan ASI kepada buah hati, ada baiknya untuk mengingat kembali makanan yang Anda makan untuk diketahui makanan atau minuman pencetus alerginya, karena kemungkinan alergi didapat melalui ASI yang bayi minum.

Jika diakibatkan oleh zat - zat pada ASI, ibu yang alergi harus menghentikan konsumsi makanan pencetus alerginya (alergen) agar ASInya tidak menyebabkan masalah pada kulit bayinya. Apabila Anda tidak sanggup memberikan ASI karena sesuatu hal, dan bayi Anda memiliki alergi pada susu formula Anda bisa berkonsultasi dengan dokter anak agar dapat mengetahui alternatif sumber kalsium dan nutrisi penting lainnya yang dapat menggantikan bahan makanan pencetus alergi tersebut.

Perlu diketahui juga, Seiring dengan bertambahnya usia bayi, biasanya reaksi alergi ini bisa berkurang dan mereda karena daya tahan tubuh dan jaringan kulit anak akan semakin kuat jaringan membuat anak tidak akan mudah terkena alergi lagi.


3. Biang keringat

Penyebab :
Bintik - bintik merah karena biang keringat atau keringat buntet pada wajah dan tubuh bayi bisa terjadi karena adanya sumbatan pada pori - pori kulit bayi yang disebabkan sistem untuk mengatur suhu tubuhnya belum berkembang secara sempurna. Hal ini mengakibatkan pengeluaran keringat yang tidak lancar pada bayi, terlebih lagi karena Indonesia yang memiliki suhu tropis menyebabkan bayi cepat merasa kegerahan atau kepanasan.

Cara mengatasi :

Penyebab Kelahiran dan 5 Kebutuhan Dasar Bayi Prematur Penyebab Kelahiran dan 5 Kebutuhan Dasar Bayi Prematur

Bayi prematur adalah bayi yang terlahir ke dunia lebih cepat dari bayi-bayi lain pada umumnya. Jika bayi normal lahir pada usia kehamilah 38-42 minggu, maka pada bayi prematur kelahiran terjadi di usia kehamilan kurang dari 37 minggu. Kalau bayi normal terlahir dengan berat badan antara 2,5 kg - 3 kg, maka bayi prematur bisa terlahir dengan berat 0,5 kg - 2 kg.

Penyebab.
Faktor penyebab kelahiran bayi prematur beragam. Mulai dari gaya hidup ibu yang tidak sehat selama kehamilan, seperti minum-minuman yang mengandung alkohol, merokok, menggunakan narkoba (narkotik dan bahan/obat berbahaya), pola makan yang buruk, sampai hal-hal diluar kendali seorang ibu hamil. Hal-hal ini seperti kelainan struktur rahim, infeksi, ketidakseimbangan hormon, faktor usia ibu hamil yang terlalu muda atau tua dan stres berat.

Image credit : Idiva.com
Bila bayi Anda termasuk bayi prematur, mungkin Anda akan merasa terkejut, sedih dan khawatir. Hal ini wajar terjadi karena kelahiran terjadi lebih cepat dari jadwal yang ditentukan, dan Anda mungkin tidak memiliki banyak informasi mengenai bayi prematur. 

Berikut adalah petunjuk praktis kebutuhan dasar bayi prematur untuk membantu orang tua menjalin ikatan batin dengan bayi prematur.

1. Bersih dari kuman penyakit.
Mencuci tangan Anda dengan gel antiseptik secara menyeluruh adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan ketika memasuki NICU (Neonatal Intensive Care Unit). NICU adalah ruangan khusus di rumah sakit untuk merawat bayi baru lahir sampai usia 30 hari yang memerlukan pengobatan dan perawatan khusus di bawah pemantauan tim dokter.

Orang yang dapat masuk ke NICU dibatasi jumlahnya. Peraturan NICU lainya selain mencuci tangan dengan gel antiseptik, juga mewajibkan pengunjung untuk melepas alas kaki mereka, menanggalkan perhiasan, serta mengenakan pakaian khusus dari rumah sakit. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesterilan ruangan dan menghentikan penyebaran kuman penyakit ke semua bayi di ruangan tersebut.


2. Kehangatan.
Bayi prematur belum memiliki cukup jaringan lemak dbawah kulit yang dapat mempertahankan suhu tubuh mereka. Kehangatan dibutuhkan bayi prematur karena mereka beresiko mengalami hipotermi atau suhu tubuh rendah. Bayi prematur sering merasa kedinginan walaupun dibungkus dengan selimut.

Oleh sebab itu, dibutuhkan inkubator atau penghangat yang berguna untuk menjaga bayi agar tubuhnya tetap hangat. Inkubator adalah ruangan berdinding kaca yang suhunya bisa diatur agar selalu hangat berkisar antara 35º c - 36º c. Inkubator juga berfungsi untuk meminimalkan resiko kontak antara bayi prematur dengan orang dan lingkungan yang berpotensi menularkan kuman penyakit.

Ada dua jenis tipe inkubator :

Bayi Tidak Menangis Saat Dilahirkan (Penyebab dan Cara Mengatasinya)


Proses persalinan terfokus kepada ibu tetapi karena proses tersebut merupakan proses pengeluaran bayi (hasil kehamilan), maka persalinan dapat dikatakan berhasil apabila selain ibunya, maka bayi yang dilahirkan juga harus berada dalam kondisi yang sehat dan optimal.

Pada umumnya ketika seorang bayi dilahirkan, bayi tersebut akan menangis.Hal ini merupakan reaksi pertama bayi yang bisa dilakukan.Dengan menangis,hal ini menandakan bahwa paru-paru bayi mulai berfungsi.Ketika di dalam rahim, oksigen didapat bayi dari ibu melalui placenta.Setelah dilahirkan, bayi perlu menangis untuk membuka rongga pernapasan dan menyedot oksigen ke dalam paru-parunya.

Bayi menangis ketika dilahirkan juga merupakan reaksi dari perubahan yang dialami bayi.Ketika berada di dalam kandungan ibu, bayi merasakan perlindungan, kenyamanan dan kehangatan di suasana rahim yang gelap.Sementara ketika dilahirkan, bayi merasakan udara luar yang dingin dan merasakan adanya cahaya terang.Perubahan lingkungan dan adaptasi ini disikapi bayi dengan cara menangis.

Tetapi tidak semua bayi menangis saat dilahirkan. Salah satu penyebab bayi tidak menangis atau terlambat menangis ketika dilahirkan adalah karena kondisi/kelahiran prematur.Kelahiran prematur adalah proses persalinan yang dilakukan sebelum usia kehamilan 37 minggu atau 3 minggu lebih awal dari waktu normal perkiraan persalinan.

Image credit : gallery.hd.org


Penyebab

Dr. Effek Alamsyah SpA, MPH, dari RSIA Muhammadiyah, Jakarta Selatan dalam hal ini menjelaskan bahwa bayi dengan berat badan lahir rendah baik yang cukup bulan (aterm), utamanya bayi yang kurang bulan (preterm) kadang-kadang menderita keadaan seperti megap-megap, yakni pernapasan yang tidak teratur, kadang berhenti atau sama sekali tidak ada usaha napas (apnea), dinding dada terlihat tidak mengembang dan tidak menangis.

Cara mengatasi