Makanan Pendamping ASI (Aneka jus buah untuk bayi)

Share

Pada dasarnya setiap bayi memerlukan proses pemberian makanan secara bertahap. Dimulai dari tahap awal yang bersifat cairan, lalu ke makanan yang dihaluskan, kemudian makanan lebih padat dan dilanjutkan dengan makanan berupa potongan.

Bayi yang berusia dibawah 6 bulan cukup mendapatkan cairan tubuh dari ASI (Air Susu Ibu) atau susu formula. Pada usia ini pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) tidak dianjurkan karena organ pencernaan bayi masih belum siap atau belum berfungsi dengan sempurna. Sebaiknya berikan ASI secara eksklusif kepada bayi Anda sampai usianya 6 bulan.

Seiring dengan bertambahnya usia, bayi Anda semakin aktif dan membutuhkan makanan tambahan untuk memenuhi syarat kebutuhan gizinya. Apabila buah hati Anda telah berusia diatas 6 bulan atau sudah melewati masa ASI ekslusif, kebutuhan gizi dan cairan yang diperlukan sebagai faktor penunjang bagi perkembangan tubuh dan otaknya pun mulai meningkat. Inilah saat yang tepat bagi Anda untuk memperkenalkan MPASI berupa jus buah yang sehat kepada si kecil.

Image credit : canigivemybaby.com
Bayi yang berusia di atas 6 bulan sudah bisa diberikan jus buah-buahan seperti pisang, pepaya, jeruk, dan tomat. Ini merupakan bagian yang menyenangkan bagi perkembangan bayi Anda, karena pada saat ini bayi diperkenalkan dengan rasa dan tekstur baru. Buah-buahan mengandung berbagai vitamin seperti Vitamin A, Vitamin C, Vitamin E, Kalium, Zink dan berbagai mineral lainnya. Buah-buahan juga merupakan sumber serat yang bermanfaat untuk tubuh.

Berikut adalah beberapa tips yang sebaiknya perlu Anda perhatikan dalam pemberian MPASI berupa jus buah kepada bayi Anda :

1. Ketika mulai memperkenalkan jus buah kepada bayi Anda, sebaiknya tidak dimulai dengan pemberian jus buah yang asam.
2. Pada tahap awal, berikanlah kira-kira 30-50 ml jus buah sebagai pengenalan pada organ pencernaan bayi. Lihat reaksi yang timbul. Bila tidak ada alergi yang timbul maka Anda bisa terus memberikannya.
3. Jumlah jus buah yang diberikan sebaiknya tidak melebihi 120-180 ml dalam sehari. Alasan pemberian jus buah tidak terlalu banyak juga dikarenakan bila anda memberikan jus terlalu banyak, bayi bisa merasa kenyang sehingga bayi minum ASI atau susu formula lebih sedikit.
4. Hal terpenting yang tidak boleh dilupakan adalah selalu mencuci bersih setiap buah sebelum diberikan pada bayi Anda.
5. Bila anda memberikan jus buah kepada bayi anda, sebaiknya jangan terlalu banyak. Apabila bayi minum jus buah terlalu banyak dapat mengakibatkan banyak gas diperut bayi sehingga bayi Anda menjadi kembung dan terkena diare.
6. Sebaiknya jus buah yang Anda berikan adalah 100 % dari buah asli, bukan minuman buah yang mengandung pemanis buatan.
7. Pemberian jus buah yang banyak mengandung gula bila diberikan secara berlebihan kepada bayi Anda dapat menyebabkan kelebihan berat badan dan karang gigi.
8. Berikan jus buah kepada bayi di cangkir minumnya, bukan diberikan lewat botol
9. Jangan berikan jus buah saat jam tidur atau ketika bayi sedang tiduran
10. Bayi yang terlalu banyak mengkonsumsi jus buah dapat mengalami gangguang kurang gizi, karena bayi cenderung untuk memilih jus buah yang manis daripada menu makanan yang sehat dan seimbang.

Di bawah ini ada berbagai jenis pilihan jus buah yang dapat Anda berikan secara bervariasi kepada bayi tercinta.

Jus Alpukat

Bahan:
175 gr daging alpukat yang matang
50 gr sirsak (cari yang manis)
1 sdm susu bubuk bayi
50 gram madu
75 ml air matang
Cara Membuat:
Campur semua bahan, blender sehingga lembut dan sajikan segera.


Jus Jambu Biji

Bahan:
150 gr jambu biji
100 gr tomat matang
2 sdm gula pasir
100 ml air
Cara Membuat:
Campur semua bahan, blender sehingga halus dan sajikan segera.

Tulisan di atas hanyalah kutipan saja, silahkan baca artikel saya selengkapnya di http://informasitips.com/aneka-jus-buah-untuk-bayi-sebagai-makanan-pendamping-asi-mpasi


Sumber :
http://resep-balita.blogspot.com/2005/01/jus-buat-si-6-12-bulan.html
http://aurellia.com/06/05/2008/resep-makanan-bayi-4-6bln/












0 comments:

Post a Comment

No spam comments! All comments must be relative to the blog post.