Cara untuk meminimalkan dampak psikologis dari perceraian terhadap anak - anak

Untuk meminimalkan dampak psikologis dari perceraian terhadap anak - anak, orang tua bisa melakukan hal - hal berikut di bawah ini :

Terus melibatkan diri dalam tahap pertumbuhan dan perkembangan anak.
Walaupun orang tua setelah perceraian sibuk dengan kehidupan barunya atau masih mengalami depresi perceraian, harus tetap bekerja sama dan terus terlibat dengan kehidupan anak-anak mereka, jika ingin menghindari efek psikologis yang paling serius dari perceraian terhadap anak-anak. Hasilnya adalah anak - anak hasil perceraian ini akan menjadi pribadi yang lebih tangguh dan lebih dewasa dalam menghadapi persoalan hidupnya kelak.
Image credit : divorceecorner.com
- Terus berusaha untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka setiap saat.
Anak-anak perlu dirawat dan diberikan kasih sayang dari ibu dan ayah.Sangatlah penting bahwa seorang anak laki-laki dan perempuan memiliki dua model panutan, pria dan wanita dalam kehidupan mereka. Semakin sedikit dari peran sang ayah bermain di anaknya atau kehidupan putrinya, semakin negatif efek psikologis perceraian yang terjadi pada anak.

Begitu pun dengan ibu, anak yang kehilangan figur seorang Ibu dikhawatirkan kemampuannya mental psikologinya tidak berkembang secara optimal sesuai dengan tahapan perkembangannya. Jika ayah dan ibu tetap menjadi pengayom keluarga,tetap saling mengisi walaupun tidak tinggal bersama lagi, maka kemampuan anak masih dapat berkembang dengan baik.

Apabila anak kehilangan figur ayah atau ibu atau karena satu atau lain hal,misalnya ayah suka melakukan kekerasan fisik, cari orang dewasa untuk menjadi figur pengganti. Selain untuk mengisi kekosongan hati mereka, figur pengganti seperti paman atau tante atau kakek dan nenek dapat menjadi topangan untuk memperkuat perkembangan psikologis mereka.

- Ikatan emosional merupakan faktor terpenting dalam pembentukan kepribadian anak dalam pengasuhan orang tua.
Karena salah satu orang tua dan anak tidak tinggal bersama lagi, tetap jaga kontak dengan anak - anak. Dengan keyakinan bahwa orang tua selalu ada untuk anak, anak meyakini bahwa dia terlindungi dan ada figur yang bisa dia jadikan sandaran.

- Sebaiknya orang tua tidak menambah kesedihan anak - anak hasil perceraian dengan memberikan beban pikiran tentang masalah kepada anak -anak.
Carilah orang dewasa yang bisa dipercaya untuk mencari dukungan emosional apabila diperlukan. Bila ada masalah dengan mantan suami atau istri sebaiknya dibicarakan langsung dengan yang bersangkutan, bukan melalui anak.

- Apabila masih ada konflik yang belum terselesaikan dalam perceraian, sebaiknya segera selesaikan.
Konflik yang dibiarkan berlarut - larut dapat menyebabkan masalah yang berkelanjutan di masa depan anak - anak. Jangan pernah bertengkar di depan anak. Bila diperlukan gunakan jasa orang lain sebagai penengah, untuk mengatasi konflik agar selesai dengan efektif dan masing - masing pihak orang tua bisa memulai kehidupan baru mereka dengan tenang.

Tulisan di atas hanyalah kutipan saja, silahkan baca artikel saya selengkapnya di
http://informasitips.com/cara-meminimalisir-dampak-psikologis-perceraian-terhadap-perkembangan-anak




No comments:

Post a Comment

No spam comments! .